- Masalah Disiplin Chelsea, Fokus Awal yang Harus Dibenahi Liam Rosenior

library_upload_24_2026_01_1280x720_marc-cucurella_3e4714e.jpg AGEN BOLA - Chelsea kembali menelan hasil negatif di Premier League setelah takluk 1-2 dari Fulham di Craven Cottage, Kamis 8 Januari 2025 dini hari WIB. Kekalahan ini memperpanjang periode sulit The Blues dalam kompetisi domestik musim ini.

Hasil tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh gol Raul Jimenez dan Harry Wilson, tetapi juga oleh insiden kartu merah yang mengubah arah pertandingan sejak awal. Chelsea harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-22.

Situasi itu memunculkan kembali pembahasan lama soal disiplin skuad Chelsea. Usai laga, pelatih interim Calum McFarlane mengakui ada aspek perilaku pemain yang perlu mendapat perhatian serius.

Kartu Merah dan Rentetan Protes Pemain

library_upload_24_2026_01_645x430_man-city-vs-chelsea_fb39afd.jpg Momen krusial terjadi ketika Marc Cucurella diusir wasit setelah menarik Harry Wilson sebagai pemain terakhir. Keputusan tersebut membuat Chelsea berada dalam posisi sulit sejak babak pertama.

Saat VAR meninjau insiden itu, situasi di lapangan justru semakin panas. Enzo Fernandez, Tosin Adarabioyo, dan Cole Palmer menerima kartu kuning dalam kurun tiga menit akibat protes berlebihan.

Isu disiplin pun tak terhindarkan dalam konferensi pers pascalaga, yang juga menjadi penampilan terakhir McFarlane sebelum menyerahkan tim kepada pelatih baru, Liam Rosenior. McFarlane menegaskan bahwa kartu merah Cucurella bukan akibat masalah sikap.

“Jelas, sudah banyak dibicarakan soal kartu merah musim ini. Saya tidak berpikir kartu merah ini karena tidak disiplin. Ini sepak bola. Hal seperti ini memang terjadi dalam sepak bola.”

Ia menilai situasi tersebut murni kesalahan dalam konteks permainan dan struktur tim, bukan pelanggaran emosional atau sikap tidak profesional.

PR Chelsea yang Harus Dilihat Rosenior

Meski membela Cucurella, McFarlane mengakui bahwa respons para pemain setelah insiden itu tetap perlu dievaluasi. Ia secara terbuka menyebut kartu-kartu kuning berikutnya sebagai sesuatu yang harus diperhatikan.

“Tiga kartu kuning setelah itu adalah sesuatu yang harus kami lihat. Kami jelas tidak ingin hal itu terjadi," ungkap McFarlane.

"Saya juga berpendapat mereka menunjukkan disiplin karena tidak mendapatkan kartu kuning kedua dalam laga sulit dengan sepuluh pemain.”

Ia menambahkan bahwa persoalan tersebut tidak ditutup-tutupi oleh staf pelatih.

“Anda bisa melihatnya dari dua sisi. Jadi, ini jelas sesuatu yang harus kami lihat. Saya tidak menghindar dari hal itu. Tapi kartu merah tersebut bukan karena kurang disiplin.”

Data musim ini memperkuat sorotan tersebut. Chelsea telah mengoleksi 47 kartu kuning di Liga Inggris, dengan jumlah kartu merah mencapai lima, lebih banyak dibanding mayoritas tim lain di liga.

Pantau terus Agen888 untuk mendapatkan pembaruan berikutnya, Bolaneters!

SUPPORT IOS & ANDROID

24 JAM CUSTOMER SERVICE ONLINE

Nagita Soraya Tanex

Whatsapp : +6282297409963

Agen SBOBET | Agen IBCBET | Agen 338A Casino | Agen ISIN4D